Hampir setengah abad sudah, PT.Freeport Indonesia mengeruk Sumber Daya
Alam yang melimpah di bumi pertiwi. Tanpa kita sadari kehadiran
PT.Freeport telah memberikan kekayaan bagi Asing, dan Indonesia tidak
mendapatkan keuntungan dari kehadiran PT.Freeport.
Di akhir kontrak PT.Freeport ini muncul dengan masifnya di media, drama oleh elit politik.
melihat keadaan seperti itu, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) BARAYAMUDA mengadakan Diskusi dengan Tema "Freeport untuk siapa?"
pada hari Selasa, 15 Desember 2015.
Pukul 14:00 WIB di Kampus STISIP Banten Raya Pandeglang.
Sunday, December 13, 2015
Saturday, December 5, 2015
Akreditasi Kampus
Akreditasi, dari dulu sampai sekarang menjadi sebuah perbincangan yang tak kunjung usai. Dalam ruang kelas, parkiran motor, kantin atau di tempat mahasiswa kongko sambil ngopi. Apa yang kemudian di permasalahkan?
Kasak-kusuk akreditasi dari mahasiswa menjadi sebuah tragedi. Ada yang marah, kesal ada juga yang pasrah ketika akreditasi tak sesuai dengan harapan. “Lah... percuma kuliah, kalau akreditasi segitu mah,” kebanyakan mahasiswa mengeluh seperti itu. Lantas kenapa? “Apa akan mempengaruhi penilaian dari sebuah tempat kerja atau saat kita melamar kerja?” pertanyaan itu terlontar kembali oleh mulut-mulut mahasiswa,” Yang pasti kita harus tahu betul apa itu akreditasi.
Menurut Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) Akreditasi merupakan salah satu bentuk penilaian (evaluasi) mutu dan kelayakan institusi perguruan tinggi atau program studi yang dilakukan oleh organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi. Bentuk penilaian mutu eksternal yang lain adalah penilaian yang berkaitan dengan akuntabilitas, pemberian izin, pemberian lisensi oleh badan tertentu.
Berbeda dari bentuk penilaian mutu lainnya, akreditasi dilakukan oleh pakar sejawat dan mereka yang memahami hakikat pengelolaan perguruan tinggi sebagai Tim atau Kelompok Asesor. Keputusan mengenai mutu didasarkan pada penilaian terhadap berbagai bukti yang terkait dengan standar yang ditetapkan dan berdasarkan nalar dan pertimbangan para pakar sejawat (judgments of informed experts). Bukti-bukti yang diperlukan termasuk laporan tertulis yang disiapkan oleh institusi perguruan tinggi yang akan diakreditasi yang diverifikasi dan divalidasi melalui kunjungan para pakar sejawat ke tempat kedudukan perguruan tinggi.
Akreditasi merupakan suatu proses dan hasil. Sebagai proses, akreditasi merupakan suatu upaya BAN-PT untuk menilai dan menentukan status mutu institusi perguruan tinggi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan. Sebagai hasil, akreditasi merupakan status mutu perguruan tinggi yang diumumkan kepada masyarakat. Dengan demikian, tujuan dan manfaat akreditasi institusi perguruan tinggi adalah sebagai berikut :
- Memberikan jaminan bahwa institusi perguruan tinggi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari penyelenggaraan perguruan tinggi yang tidak memenuhi standar.
- Mendorong perguruan tinggi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi
- Hasil akreditasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam transfer kredit, usulan bantuan dan alokasi dana, serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.
Mutu institusi perguruan tinggi merupakan totalitas keadaan dan karakteristik masukan, proses dan produk atau layanan institusi perguruan tinggi yang diukur dari sejumlah standar sebagai tolok ukur penilaian untuk menentukan dan mencerminkan mutu institusi perguruan tinggi.
Penilaian mutu dalam rangka akreditasi institusi perguruan tinggi harus dilandasi oleh standar yang lengkap dan jelas sebagai tolok ukur penilaian tersebut, dan juga memerlukan penjelasan operasional mengenai prosedur dan langkah-langkah yang ditempuh, sehingga penilaian itu dapat dilakukan secara sistemik dan sistematis.
Standar akreditasi institusi perguruan tinggi mencakup komitmen perguruan tinggi terhadap kapasitas institusi dan keefektifan pendidikan yang terdiri atas tujuh standar seperti berikut.
Standar 1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian
Standar 2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu
Standar 3. Mahasiswa dan lulusan
Standar 4. Sumber daya manusia
Standar 5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
Standar 6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
Standar 7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama
Untuk menjadikan kampus ter-akreditasi yang pastinya menjadi harapan semua mahasiswa, tentu mahasiswa juga harus tahu bagaimana mahasiswa lakukan. Dalam standar akreditasi ke-3, keadaan mahasiswa akan di tentukan apakah akreditasi itu A, B atau C. Maka dari itu, sebagai mahasiswa kita harus tahu agar cita-cita yang diharapkan mahasiswa tercapai.
Dalam standar ke-3 yakni mahasiswa. Perguruan tinggi harus menyediakan dan mengelola akses mahasiswa terhadap berbagai layanan kemahasiswaan, serta pengembangan minat dan bakat. Standar ini merupakan acuan keunggulan mutu mahasiswa. Mahasiswa adalah kelompok pemangku kepentingan internal yang harus mendapatkan manfaat, dan sekaligus sebagai pelaku, proses pembentukan nilai tambah dalam penyelenggaraan kegiatan/program akademik yang bermutu di perguruan tinggi. Mahasiswa merupakan pembelajar yang membutuhkan pengembangan diri secara holistik yang mencakup unsur fisik, mental, dan kepribadian sebagai sumber daya manusia yang bermutu di masa depan. Oleh karena itu, selain layanan akademik, mahasiswa perlu mendapatkan layanan pengembangan minat dan bakat dalam bidang spiritual, seni budaya, olahraga, kepekaan sosial, pelestarian lingkungan hidup, serta bidang kreativitas lainnya. Mahasiswa perlu memiliki nilai-nilai profesionalisme, kemampuan adapatif, kreatif dan inovatif dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi dan atau dunia kerja.
Untuk memantapkan akreditasi di kampus, mahasiswa sangat berperan sekali dalam pencapaian akreditasi yang memuaskan. Dan marilah kita bertanya kembali dalam diri kita. Sudahkah kita membantu dalam akreditasi di kampus? Hal ini sangat penting sekali.
Untuk mencapai harapan mahasiswa semua. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyediakan wadah dan program dalam membantu akreditasi kampus. Seperti halnya dengan Diskusi mingguan yang diselenggarakan setiap hari senin, serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diantaranya: UKM Seni Lembaga Seni dan Sastra(Leksis-Baraya), Lembaga Pers Mahasiswa(LPM-Barayamuda), UKM Pendaki Alam(Pena), Racana dan Palang Merah Indonesia.
Marilah kita bersama menjadikan kampus kita terakreditasi A.
Sunday, November 29, 2015
Thursday, November 26, 2015
Tuesday, November 24, 2015
SOSIALISASI PRAKTEK KERJA MAHASISWA STISIP - BR PANDEGLANG
Sosialisasi pelaksanaan
Peraktek Kerja Lapangan ( PKL ) yang diikuti oleh mahasiswa semester lima,
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik – Banten Raya ( STISIP – BR ) Pandeglang. Program Ilmu Administrasi
Negara dan Program Ilmu Pemerintahan pada Tanggal 23 November 2015.
Pelaksanaan sosialisasi tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,
dari papan pengumuman bahwa acara akan dimulai pada jam 13.00, namun acara baru
dimulai pada jam 13.40 alias “molor.”
Dalam pelaksanaan sosialisasi ini tidak seluruh mahasiswa mengikuti
baik mahasiswa dari program ilmu pemerintahan maupun ilmu admisintrasi.
Pada tahun sebelumnya Mahasiswa melaksanakan PKL secara
individu. Namun, pada tahun ini Kampus STISIP mengeluarkan kebijakan baru, bagi Mahasiswa yang tidak sanggup melaksanakan secara Individu boleh membuat kelompok maksimal Tiga Orang. Mahasiswa sendiri dibebaskan
menentukan anggota kelompok dan tempat mereka melaksanakan PKL setelah
mendaftarkan kelompoknya kepada Lembaga Kampus STISIP -BR , seperti yang dikatakan oleh Pembantu Ketua Bidang Akademik, Sutoto dalam sosialisasi
pelaksanaan PKL yang dilaksanakan di Aula Kampus STISIP – BR. “Pelaksanaan PKL
akan dilaksanakan pada Tanggal 01 – 31 Desember 2015,” Tuturnya.
Setelah setiap kelompok menyelesaikan tugasnya dalam penelitian
sampai berbentuk laporan, hasil laporan dipersentasikan dan akan dihadiri
langsung oleh pembimbing kelompok dari tempat mereka melaksanakan PKL, tutupnya.
Pelaksanaan PKL tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,
pada tahun sebelumnya Mahasiswa melaksanakan Satu Bulan penuh dan harus hadir
setiap hari di tempat mereka bertugas dan hanya sebagai tenaga “pembantu“ di
tempat atau kantor. Namun, Mahasiswa yang melaksanakan PKL pada tahun ini lebih
ditujukan kepada Reseach/penelitian, dalam
penyampaian materi oleh Ketua Pordi Ilmu Pemerintahan sekaligus kordinator
pelksana PKL, Jeni Minan.
Dalam melakanakan penelitian Mahasiswa harus menyesuaikan
dengan Jurusan mereka, seperti Program Ilmu Pemerintahan meneliti tentang kebijakan
dan Program Ilmu Administrasi di bidang pelayanan, jangan sampai seperti tahun –
tahun sebelumnya, dimana Mahasiswa bertolak belakang dengan Jurusannya masing –
masing, tutupnya.
Pelaksanaan PKL tahun ini sangat bagus dan mengalami
kemajuan, karena Mahasiwa berperan aktif dalam melakukan penelitian tidak
seperti tahun – tahun sebelumnya, Mahasiswa hanya sebagai pelaksana teknis ditempat
mereka melaksanakan PKL. Namun, pada tahun sekarang Mahasiswa lebih mengetahui
bagaimana kebijakan maupun pelayanan terhadap publik dari penelitian yang kami
lakukan, ujar Rini Artini Mahasiswa Semester Lima Program Ilmu Administrasi
Negara.
SOSIALISASI PKL MOLOR
Pandeglang- Sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik(STISIP) Banten Raya Pandeglnag molor. Hal ini karena keterlambatan mahasiswa dan dosen-dosen yang disebabkan hujan deras yang berlangsung lama. Selain itu, Penyebab lain dari molornya acara sosialisasi tersebut dikarenakan tempat acara yang belum disiapkan, Acara seharusnya mulai jam 13:00 malah molor menjadi jam 13:40.
Mahasiswa yang hadir pada saat itu kurang lebih 50 orang dari Prodi ilmu Pemerintahan dan Administrasi Negara yang jumlah keseluruhan kurang lebih dari 100 orang. Dalam sosialisasi tersebut berisi tentang arahan-arahan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKL. "Pada tahun ini, PKL lebih ditujukan kepada research/penelitian beda dengan tahun sebelumnya yang hanya sebagai "pembantu" di dinas ataupun di desa," kata Jeni Minan S.Sos.,M.Sos.Sc selaku kordinator PKL prodi IP.
"PKL tahun ini tidak mengharuskan mahasiswa harus setiap saat hadir ditempat mereka bertugas selama satu bulan penuh dan mahasiswa melakuan research secara berkelompok yang beranggotakan maksimal tiga orang," Ujar ketua kordinator PKL.
"PKL tahun ini kami sambut baik karena mahasiswa lebih tahu apa saja dan bagaimana kebijakan yang pemerintah lakukan lewat research tersebut dan kami juga diringankan karena bisa melakukan research secara kelompok"ujar seorang mahasiswa yang mengikuti sosialisasi tersebut sambil tersenyum simpul. (Asep)
Sosialisasi PKL, Mahasiswa: Sangat membantu.
Barayamuda- Sosialisasi Praktek Kerja Lapangan(PKL) diadakan oleh akademik Sekolah Tinggi Ilmu sosial dan Ilmu Politik(STISIP) Banten Raya Pandeglang, Selasa(24/11).
Kurang dari 50 mahasiswa semester lima program studi Administrasi Negara(AN) dan Ilmun Pemeritahan(IP) menghadiri acara ini. Sosialisasi ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang akan terjun ke instansi pemerintah atau perusahaan swasta sebagai kewajiban dari tridharma perguruan tinggi, yakni dharma penelitian.
Pelaksanaan PKL tahun ini direncanakan akan dimulai pada tanggal 1-30 Desember 2015. Dalam pelaksanaan PKL tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana mahasiswa harus melaksanakan PKL sesuai dengan program studinya: Prodi AN di Pelayanan dan untuk IP di kebijakannya.
Mahasiswa secara berkelompok akan melakukan penelitian selama sebulan sesuai dengan tema yang diajukan mahasiswa. Dalam satu kelompok terdiri dari dua atau tiga mahasiswa.
Dalam sosialisasi ini, mahasiswa menyambut baik. Seperti yang dikatakan Rini Artini mahasiswa prodi AN reguler "Dengan sosialisasi ini kita lebih siap dalam PKL."
Selaras dengan Rini, Ratu Erni, mahasiswa dari Prodi AN non reguler mengatakan "Sosialisasi PKL ini sangat membantu kami karena kita belum tahu bagaimana teknis dari PKL tersebut." (Candra)
Kurang dari 50 mahasiswa semester lima program studi Administrasi Negara(AN) dan Ilmun Pemeritahan(IP) menghadiri acara ini. Sosialisasi ini diadakan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang akan terjun ke instansi pemerintah atau perusahaan swasta sebagai kewajiban dari tridharma perguruan tinggi, yakni dharma penelitian.
Pelaksanaan PKL tahun ini direncanakan akan dimulai pada tanggal 1-30 Desember 2015. Dalam pelaksanaan PKL tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana mahasiswa harus melaksanakan PKL sesuai dengan program studinya: Prodi AN di Pelayanan dan untuk IP di kebijakannya.
Mahasiswa secara berkelompok akan melakukan penelitian selama sebulan sesuai dengan tema yang diajukan mahasiswa. Dalam satu kelompok terdiri dari dua atau tiga mahasiswa.
Dalam sosialisasi ini, mahasiswa menyambut baik. Seperti yang dikatakan Rini Artini mahasiswa prodi AN reguler "Dengan sosialisasi ini kita lebih siap dalam PKL."
Selaras dengan Rini, Ratu Erni, mahasiswa dari Prodi AN non reguler mengatakan "Sosialisasi PKL ini sangat membantu kami karena kita belum tahu bagaimana teknis dari PKL tersebut." (Candra)
Friday, November 13, 2015
Subscribe to:
Posts (Atom)
